Analisis kegagalan pasar menurut pareto
Kegagalan pasar dapat terjadi karena beberapa faktor misalnya: praktek monopoliatau oligopoli(kartel), barang publik, eksternalitas, dan informasi yang tidak lengkap atau asimetris .[1][2][6] Selain fakto-faktor tersebut, aktivitas pasar juga dipengaruhi suatu regulasi atau peraturan, dalam hal ini yang berkaitan dengan pemerintahan seperti pajak, subsidi, upah minimum, dan pengaturan harga. Oleh karena itu, kebijakan yang tidak terpikirkan dengan baik oleh suatu pemerintah juga dapat membuat suatu pasar berjalan tidak efisien sehingga berujung pada kegagalan.[7]
Tinjauan tentang kegagalan pasar tidak terdapat pada ekonomi klasik, karena pada ekonomi klasik, suatu pasar diasumsikan memiliki instrumen yang sempurna dalam mengelola suatu sumber daya kebutuhan produksi. Namun pada akhirnya akan terlihat fenomena dalam F ekonomi, dimana pengelolaan sumber daya berkaitan dengan produk suatu pasar tidak dapat dijelaskan dengan baik oleh pemahaman ekonomi klasik, atau terdapat suatu pasar yang berjalan dengan sangat lambat sementara pasar lain memiliki kecenderungan perkembangan yang sangat pesat. Ekonomi neoklasik menyadari hal ini dan kemudian mempelajari ketidakefisienan yang terjadi di dalam pasar. Kemudian, secara umum menjelaskan bahwasannya, kegagalan pasar merupakan bentuk dari ketidakmampuan pasar untuk mengelola sumber dayanya dengan tepat.[8]
Komentar
Posting Komentar